LMAN Hadir di Balik Mudik Lancar 2026 Lewat Tol Jogja–Bawen

Jakarta – Mudik Lebaran 2026 membawa kabar baik bagi masyarakat, khususnya yang melintasi wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Jalan Tol Yogyakarta–Bawen dibuka secara fungsional pada periode arus mudik tahun ini dan dapat dilalui tanpa tarif (gratis) untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat.

Pembukaan fungsional ini diharapkan menjadi alternatif jalur bagi para pemudik untuk mengurangi kepadatan di jalan arteri, sekaligus memangkas waktu tempuh perjalanan menuju kampung halaman.

Di balik hadirnya ruas tol tersebut, Kementerian Keuangan melalui Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) memiliki peran penting dalam mendukung percepatan pembangunan, khususnya melalui pendanaan pengadaan tanah.

Direktur Utama LMAN, Krisjanindyati Puspitasari, menyampaikan bahwa setiap infrastruktur yang dimanfaatkan masyarakat, termasuk saat mudik Lebaran, melalui proses panjang yang salah satunya didukung oleh peran LMAN.

“Momentum mudik menjadi saat di mana manfaat infrastruktur benar-benar dirasakan masyarakat. LMAN memastikan proses pengadaan tanah dapat berjalan lancar, sehingga pembangunan jalan tol dapat dipercepat dan segera digunakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Secara fungsional, ruas yang dibuka pada periode mudik Lebaran 2026 merupakan bagian dari koridor strategis yang menghubungkan Yogyakarta dengan Bawen, yang terkoneksi dengan jaringan Jalan Tol Trans Jawa. Dimulai dari Gerbang Tol Bawen sampai Simpang Susun Ambarawa, jalur dibuka pada 13-22 Maret 2026 (arus mudik) dan 23-30 Maret (arus balik). Fungsional terbatas hanya di jam 06.00 s.d. 18.00.

Bagi masyarakat, pembukaan tol secara gratis selama masa fungsional menjadi nilai tambah tersendiri. Selain membantu mengurangi biaya perjalanan, kebijakan ini juga mendorong distribusi arus kendaraan agar lebih merata.

Peran LMAN dalam pendanaan pengadaan tanah dilakukan dengan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan akuntabilitas, serta memastikan hak-hak masyarakat terdampak terpenuhi sesuai ketentuan. Hal ini penting untuk menjaga keseimbangan antara percepatan pembangunan dan keadilan bagi masyarakat.

Lebih dari sekadar jalan penghubung, kehadiran Tol Jogja–Bawen menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menghadirkan perjalanan mudik yang lebih aman, nyaman, dan efisien.

Di momen Lebaran, ketika setiap kilometer perjalanan membawa rindu, infrastruktur yang andal menjadi jembatan yang menghubungkan keluarga—dan di baliknya, ada proses panjang yang terus dijaga agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.