Gedung A.A. Maramis, sebuah ikon bersejarah di jantung ibu kota Jakarta, baru-baru ini menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Bangunan megah yang berada di kompleks Kementerian Keuangan ini berhasil meraih penghargaan Perak dalam kategori Warisan (Heritage) pada ajang bergengsi FIABCI World Prix d'Excellence Awards 2025. Penghargaan ini bukan hanya sekadar pengakuan atas keindahan arsitektur dan nilai sejarahnya, tetapi juga menjadi bukti nyata keberhasilan upaya optimalisasi aset milik negara. Penghargaan ini diserahkan langsung di Gedung A.A. Maramis, Rabu (23/7), sebagai bentuk pengakuan dunia atas komitmen Indonesia dalam menjaga dan mengelola warisan sejarah bangsa.
Penghargaan dari Federasi Real Estate Internasional (FIABCI) ini menempatkan Gedung A.A. Maramis dalam jajaran properti-properti terbaik di dunia. Proses restorasi dan revitalisasi yang cermat telah berhasil mengembalikan pesona historis gedung ini seraya meningkatkan fungsionalitasnya untuk kebutuhan masa kini. Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi berbagai pihak baik dalam perencanaan, pelaksanaan, sampai dengan optimalisasi gedung.
Kisah sukses Gedung A.A. Maramis ini memberikan pesan penting bahwa aset negara adalah kekayaan yang harus dikelola dengan visi ke depan. Dengan demikian, setiap jengkal aset negara dapat memberikan kontribusi maksimal bagi kemakmuran rakyat, baik melalui pendapatan negara, penciptaan lapangan kerja, maupun penyediaan sarana terbuka bagi masyarakat umum. Prestasi Gedung A.A. Maramis adalah validasi bahwa pengelolaan aset di Indonesia berada di jalur yang tepat dalam mengelola dan memaksimalkan nilai tambah dari setiap kekayaan yang dimilikinya.