Dirut LMAN Tinjau Kawasan Arun, Dorong Optimalisasi dan Pengembangan Bernilai Ekonomi dan Sosial

Lhokseumawe – Direktur Utama Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) melakukan peninjauan langsung ke Kawasan Arun, Lhokseumawe Provinsi Aceh dalam rangka mendorong optimalisasi dan pengembangan aset negara agar lebih produktif dan bernilai tambah (15/4).

Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam mengembangkan Kawasan Arun sebagai salah satu aset strategis negara yang memiliki potensi ekonomi dan sosial yang besar.

Direktur Utama LMAN, Kristijanindyati Puspitasari menegaskan komitmen LMAN dalam mengelola dan mengembangkan Kawasan Arun agar mampu memberikan manfaat optimal bagi negara, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitarnya.

“Kawasan Arun merupakan aset negara yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. LMAN berkomitmen untuk mengelola dan mengoptimalkan aset ini secara profesional agar memberikan kontribusi nyata, baik bagi keuangan negara maupun bagi perekonomian masyarakat sekitar,” ujarnya.

Kawasan Arun merupakan salah satu Barang Milik Negara (BMN) yang dimandatkan Kementerian Keuangan kepada LMAN untuk dikelola dan dikembangkan. Melalui pengelolaan yang terencana dan berkelanjutan, kawasan ini diharapkan dapat memiliki daya guna yang lebih tinggi serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi negara dan masyarakat.

Tidak hanya dari sisi finansial, pengembangan Kawasan Arun juga diarahkan untuk memberikan dampak sosial yang positif. LMAN menempatkan aspek pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal sebagai bagian penting dalam skema besar pengembangan kawasan.

“Kami ingin memastikan bahwa pengembangan Kawasan Arun tidak hanya menciptakan nilai ekonomi, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata. Kawasan ini diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi sekaligus ruang yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar,” lanjutnya.

Ke depan, Kawasan Arun diharapkan dapat berkembang menjadi pusat kegiatan ekonomi sekaligus ruang sosial bagi masyarakat, khususnya di Kota Lhokseumawe dan wilayah sekitarnya. Kehadiran kawasan yang produktif diharapkan mampu menciptakan peluang usaha, lapangan kerja, serta meningkatkan aktivitas ekonomi lokal.

Upaya pengembangan Kawasan Arun ini juga menjadi wujud nyata kehadiran LMAN dalam mengelola aset negara secara profesional, transparan, dan akuntabel, dengan menekankan keseimbangan antara nilai ekonomi dan manfaat sosial yang berkelanjutan.