Jakarta – Aset kelolaan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) kembali berhasil dioptimalkan melalui kerja sama dengan pelaku usaha. Kali ini, aset Kebon Besar yang berlokasi di Jakarta Selatan dimanfaatkan menjadi sports and community complex yang menghadirkan berbagai fasilitas, mulai dari lapangan padel, pusat kebugaran (gym), coffee shop, hingga ruang berkumpul bagi komunitas.
Kehadiran fasilitas tersebut menjadi contoh bagaimana aset negara dapat dikelola secara produktif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Selain menghasilkan penerimaan negara, pemanfaatan aset juga mampu menciptakan aktivitas ekonomi baru dan menghadirkan ruang publik yang bernilai tambah.
Direktur Utama LMAN, Kristijanindyati Puspitasari, yang hadir langsung dalam kegiatan grand opening, menyampaikan bahwa beroperasinya sports and community complex ini merupakan hasil kolaborasi antara LMAN dan pelaku usaha dalam mengoptimalkan aset negara agar lebih produktif dan memberikan manfaat yang luas.
"LMAN terus mendorong pemanfaatan aset-aset negara seperti sport center ini. Hal ini membuktikan bahwa aset negara juga dapat digunakan sebagai tempat usaha yang kreatif, inovatif, sesuai kebutuhan masyarakat, dan sejalan dengan perkembangan tren usaha saat ini," kata Kristijanindyati.
Kerja sama pemanfaatan aset ini dilakukan melalui skema sewa. Dalam skema tersebut, LMAN sebagai pengelola aset negara memberikan hak pemanfaatan kepada mitra usaha untuk mengembangkan dan mengoperasikan kawasan tersebut secara produktif. Melalui kerja sama ini, aset negara dapat memberikan nilai tambah sekaligus menciptakan hubungan yang saling menguntungkan bagi negara maupun pelaku usaha.
Pemilihan konsep sports and community complex dinilai selaras dengan perkembangan gaya hidup masyarakat perkotaan yang semakin aktif dan menjadikan olahraga sebagai bagian dari aktivitas sosial. Tren olahraga padel yang berkembang pesat turut membuka peluang ekonomi baru yang dapat dimanfaatkan melalui optimalisasi aset negara.
Menurut Kristijanindyati, keberhasilan pemanfaatan aset tidak hanya diukur dari besarnya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tetapi juga dari dampak ekonomi dan sosial yang dihasilkan bagi masyarakat sekitar.
"Dengan hadirnya sport center di atas aset negara ini, kami berharap dapat tercipta sumber-sumber pendapatan baru bagi masyarakat. Dampak pemanfaatan aset negara harus lebih luas, tidak hanya sebatas PNBP yang disetorkan kepada negara, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian di sekitarnya," lanjut Kristijanindyati.
Senada dengan hal tersebut, CEO The Social Compound, Rima Wirasakti, menyampaikan bahwa kehadiran kawasan olahraga dan komunitas tersebut memberikan dampak ekonomi baik secara langsung maupun tidak langsung.
"Secara langsung, tentunya The Social Compound mempekerjakan pegawai atau karyawan mulai dari administrasi, teknisi, cleaning service, hingga security. Adapun secara tidak langsung, kami juga bekerja sama dengan para coach untuk melatih di sini serta berkolaborasi dengan berbagai komunitas yang akan menyelenggarakan berbagai kegiatan dan event ke depannya," ujarnya.
Keberhasilan pemanfaatan aset Kebon Besar menunjukkan bahwa aset negara dapat menjadi katalis pertumbuhan ekonomi apabila dikelola secara profesional dan sesuai kebutuhan pasar. Melalui kolaborasi dengan dunia usaha, LMAN terus mendorong agar aset negara tidak hanya produktif secara finansial, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja, menggerakkan ekonomi lokal, serta menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.